Benarkah Seseorang Bisa Tersambar Petir Berkali-Kali dan Tetap Selamat?
Fenomena & Sains

Benarkah Seseorang Bisa Tersambar Petir Berkali-Kali dan Tetap Selamat?

Pernahkah Anda membayangkan berada di tengah badai, dikelilingi gemuruh petir, dan tiba-tiba... ZAP! Anda tersambar? Lebih gila lagi, bagaimana jika kejadian itu terulang, bukan sekali, tapi berkali-kali? Kedengarannya seperti adegan film superhero yang mustahil, bukan? Tapi tahukah Anda, ada kisah nyata yang jauh lebih aneh dari fiksi.

Benarkah Manusia Magnet Petir Itu Ada? Kisah Roy Sullivan

Roy Sullivan, seorang penjaga hutan di Virginia, Amerika Serikat, adalah bukti hidup bahwa kemungkinan tersambar petir lebih dari sekali, meski tergolong sangat kecil, tetap ada. Sullivan dijuluki "Manusia Magnet Petir" karena, tunggu saja, ia tersambar petir sebanyak tujuh kali sepanjang hidupnya!

Kedengarannya seperti lelucon, tapi ini fakta. Bagaimana mungkin seseorang bisa se"beruntung" itu? Apakah ada penjelasan ilmiah di balik fenomena aneh ini? Mari kita bedah satu per satu.

Daftar "Kesialan" Roy Sullivan

Berikut kronologi singkat sambaran petir yang dialami Roy Sullivan:

  • 1942: Kehilangan kuku jempol kaki.
  • 1969: Kehilangan alis dan pingsan.
  • 1970: Bahu kiri lumpuh.
  • 1972: Rambut terbakar dan harus menyelamatkan diri dengan air.
  • 1973: Kaki terbakar dan celana robek.
  • 1976: Pergelangan kaki terluka.
  • 1977: Dada dan perut terbakar.

Dari daftar ini, jelas bahwa sambaran petir bukan hanya pengalaman yang menakutkan, tapi juga berpotensi fatal. Sullivan memang selamat, tapi ia harus menanggung luka bakar dan trauma psikologis.

Faktor Risiko: Mengapa Sullivan Jadi Target Petir?

Lantas, mengapa Roy Sullivan begitu sering menjadi korban petir? Ada beberapa faktor yang mungkin berkontribusi:

  • Pekerjaan: Sebagai penjaga hutan, Sullivan sering berada di luar ruangan, khususnya di area terbuka yang rentan petir.
  • Ketinggian: Di area pegunungan, kemungkinan tersambar petir juga cenderung lebih tinggi.
  • Keberuntungan (atau Kesialan): Terkadang, faktor keberuntungan memainkan peran. Petir mencari jalur terpendek ke tanah, dan Sullivan mungkin berada di tempat yang salah pada waktu yang salah.

Sains di Balik Sambaran Petir: Bukan Sekadar "Naga di Langit"

Petir adalah fenomena alam yang kompleks, bukan sekadar amarah dewa atau naga yang menyemburkan api dari langit. Secara ilmiah, petir adalah pelepasan muatan listrik statis yang besar antara awan dan tanah, atau antara awan itu sendiri.

Bagaimana Petir Memilih Targetnya?

Petir cenderung mencari jalur dengan resistensi terendah ke tanah. Objek tinggi, seperti pohon atau manusia di lapangan terbuka, secara alami menjadi titik fokus potensial. Listrik petir akan "melompat" melalui udara untuk mencapai objek tersebut.

Mitos dan Fakta tentang Perlindungan dari Petir

Ada banyak mitos yang beredar tentang cara melindungi diri dari petir. Mari kita luruskan beberapa di antaranya:

  • Mitos: Bersembunyi di bawah pohon akan melindungi Anda.
  • Fakta: Pohon adalah konduktor yang baik dan justru meningkatkan risiko tersambar.
  • Mitos: Karet ban mobil akan melindungi Anda.
  • Fakta: Mobil dengan atap logam adalah tempat yang relatif aman karena muatan listrik akan mengalir di permukaan luar dan masuk ke tanah.
  • Mitos: Berjongkok di tanah akan melindungi Anda.
  • Fakta: Berjongkok memang lebih baik daripada berdiri, tapi tetap ada risiko arus tanah (ground current) yang bisa berbahaya.

Cara terbaik untuk melindungi diri dari petir adalah dengan mencari tempat berlindung di dalam bangunan yang kokoh atau kendaraan dengan atap logam.

Pelajaran dari Roy Sullivan: Hormati Alam dan Selalu Waspada

Kisah Roy Sullivan adalah pengingat yang kuat tentang kekuatan alam dan pentingnya kewaspadaan. Meski kemungkinan tersambar petir berkali-kali sangat kecil, bukan berarti kita bisa mengabaikan risiko tersebut.

Apakah Anda akan tetap berani mendaki gunung saat cuaca mendung setelah mendengar kisah Roy Sullivan? Kisah ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong kita untuk lebih menghormati kekuatan alam yang tak terduga. Ingatlah, keselamatan selalu menjadi prioritas utama.

Related Articles

More Articles You Might Like